Dinkes Ponorogo Usulkan Rp. 3,5 M Kepada Satgas Pencegahan Covid-19

  • Bagikan
Agus Pramono (kanan), Ketua Satgas pencegahan virus corona kabupaten Ponorogo

Ponorogo | Dalam rangka pengadaan alat-alat kesehatan untuk mencegah pandemi covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mengusulkan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar kepada satuan tugas (satgas) pencegahan virus corona.

Agus Pramono, ketua Satgas Pencegahan Virus Corona Kabupaten Ponorogo mengaku bahwa pada awalnya Dinkes mengusulkan dana sebesar Rp 1 miliar, namun harga alat-alat kesehatan tersebut menjadi semakin mahal karena pandemi covid-19 semakin meningkat. Sehingga anggaran tersebut jatuh diangka Rp 3,5 miliar.
Agus yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah (Sekda) itu mencontohkan alat pengukur suhu tubuh atau thermo gun. Dulu harganya hanya Rp 300 ribu per unit akan tetapi saat ini harganya bisa sampai Rp 4 juta. Karenanya, Ia meminta publik tidak menyoroti negatif terkait pengadaan alat-alat kesehatan yang menelan anggaran cukup besar tersebut.
“Hari-hari ini memang naiknya tidak wajar. Selain itu barangnya juga belum bisa langsung ada, masih harus pesan dulu,” kata Agus pada Sabtu (28/3/2020)
Agus juga menambahkan bahwa kebutuhan alat kesehatan seperti thermo gun atau alat pelindung diri (APD) sangat tinggi di Kabupaten Ponorogo. Itupun belum termasuk kebutuhan alat kesehatan untuk semua puskesmas di Ponorogo dan RSUD dr. Harjono. 
Oleh karena itu, selain melakukan pengadaan, pihak Pemkab setempat juga meminta bantuan kepada pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Timur.
“Kami meminta bantuan untuk APD dan disinfektan lengkap dengan alat dan bahan cairannya. Jumlahnya berapa, kami belum tahu, sebab daerah lain juga mengajukan bantuan serupa,” tandasnya.
Selain Anggaran dan pengajuan bantuan ke Pemprov, Agus juga mengaku bahwa pihaknya akan memaksimalkan penjagaan  pada titik-titik perbatasan Kabupaten Ponorogo agar tindakan pencegahan yang dilakukan dapat membuahkan hasil sebagaimana diharapkan. (in/mh)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!