Kritik Raperda RTRW, DPC Gerindra Sidoarjo : Swasembada Pangan Nihil jika Lahan Hijau Terus dipangkas

  • Bagikan
Kayan, SH. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Sidoarjo
Sidoarjo | Rencana pengurangan lahan hijau dalam draft Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sidoarjo kembali memperoleh kritik dari Pimpinan Partai Politik di kabupaten Sidoarjo.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menolak pemangkasan luasan lahan pertanian
Kali ini Kayan, SH. melalui DPC Partai Gerindra Sidoarjo juga tidak terima dengan pemangkasan Lahan pertanian dalam Draft yang direncanakan untuk merevisi perda No. 6 tahun 2009 tentang RTRW Sidoarjo tahun 2009-2029 itu sebelumnya ditolak oleh DPC PDI-P Sidoarjo.
Kayan sangat menyayangkan sekali apabila luasan Lahan pertanian seluas 12.205,82 dari Eksisting 13.544,07 terus menerus dipangkas.
“Sayang sekali jika sampai dipangkas, apalagi pusat (pemerintah pusat, red) kedepan mengatakan kalau kita harus swasembada pangan” Ujar Kayan saat dikonfirmasi wartawan pada (2/7).
Menurutnya, luasan lahan pertanian sebagaimana diatur dalam Perda Provinsi No. 5 Tahun 2012 Tentang RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 sudah sangat minim sekali untuk memenuhi rencana pemerintah pusat untuk menerapkan swasembada pangan.
Kayan yang juga merupakan salah satu pimpinan DPRD kabupaten Sidoarjo itu berujar bahwa tidak mungkin swasembada pangan bisa diterapkan di Kota Delta jika luasan lahan pertanian terus menerus dikurangi. 
“Nihil mas kalau terus menerus dikurangi, Apalagi sampai segitu pemangkasannya, jadi harusnya lahan produktif itu harus dipertahankan dan dilindungi” Pungkasnya. (md/mh)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!