Gusdurian Sidoarjo : Kami Tak Terlibat Politik Praktis dan Tak Ada Kaitannya dengan Barikade Gusdur

  • Bagikan

Sidoarjo | Jaringan Gusdurian Sidoarjo menyatakan netral dan tak terlibat politik praktis dalam Pilkada Sidoarjo 2020. (20/10)

Hal itu disampaikan langsung oleh koordinator Gusdurian, Zen Haq. Ia mengatakan bahwa penegasan itu dipicu oleh adanya deklarasi dukungan terhadap salah satu Paslon Pilkada Sidoarjo Pada hari Minggu (18/10) lalu oleh Barikade Gus Dur Sidoarjo.

Barikade Gus Dur yang diinisiasi sejak tahun 2017 ini merupakan gerakan yang diinisiasi oleh para murid Gus Dur untuk meneruskan warisan perjuangan Gus Dur di bidang politik praktis. Sementara dalam deklarasi itu, Barikade Gusdur menyatakan dukungannya kepada Paslon Kelana-Astutik.

“Jadi dalam Pilkada (Sidoarjo, Red) kami (Gusdurian Sidoarjo) secara tegas menyatakan bahwa kami tetap netral dan tidak terlibat politik praktis terhadap calon manapun dan kami tidak ada kaitannya dengan Barikade Gusdur” Ujar Zen Haq dalam keterangan tertulisnya. (20/10)

Pria yang akrab disapa Zen itu juga menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga dan melanjutkan semangat perjuangan Gus Dur di berbagai spektrum non-politik praktis yang juga tertuang dalam Kode Etik Penggerak Jaringan Gusdurian.

“Makanya secara tegas kami nyatakan bahwa Gusdurian Sidoarjo TIDAK MENDUKUNG pasangan tertentu, kami serahkan pada masing-masing penggerak sebagai hak konstitusi warga negara untuk memilih berdasar hati nuraninya sendiri” Paparnya.

Zen dan Gusdurian Sidoarjo juga memahami kesalahpahaman publik dan media, mengingat Gusdurian pada dasarnya merupakan individu yang mengikuti Gus Dur. Namun setelah Gus Dur wafat, para Gusdurian bersepakat untuk tidak membawa nama Jaringan Gusdurian untuk kepentingan politik praktis.

Masih kata Zen, ia berujar bahwa Para pengikut setia Gus Dur yang berpolitik kemudian mendirikan Barikade Gus Dur yang tidak terkait dengan Jaringan Gusdurian, baik secara kelembagaan maupun arah gerakan.

“Jadi kami meminta kepada publik dan media untuk menjernihkan kesimpangsiuran ini, karena berdampak kepada identitas gerakan Jaringan Gusdurian secara menyeluruh” Pinta Alumnus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo itu.

Selain itu, Zen dan pihaknya berharap agar Tahun Politik sekarang ini tidak menjadi ajang perpecahan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Sidoarjo.

“namun baiknya momentum ini menjadi ruang tumbuh bagi bangsa dan rakyat Indonesia untuk memantapkan demokrasi sebagai jalan untuk mewujudkan cita-cita bersama yaitu negara yang adil dan makmur.” Tutupnya. (md/mh)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!