Bawaslu Sidoarjo akan Telusuri Video Konser Dangdut Paslon 01 yang Viral di Medsos

  • Bagikan
Sidoarjo | Jagat politik kabupaten Sidoarjo dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan Paslon 01 dalam konser dangdut sejak Kamis 08/10 hingga kini masih menjadi perbincangan. (10/10)
Video tersebut mulai beredar sejak Kamis (8/10)pukul 19.18 dan 19.25 WIB. Hingga video itu akhirnya dihapus pada Jumat (9/10) sekitar pukul 17.30 WIB, video itu menjadi viral dan telah ditonton sebanyak 686 kalo dan 1.257 komentar. Video tersebut juga tersebar diberbagai grup WhatsApp dan YouTube.
Dalam video tersebut, pasangan calon (paslon) Nomor urut 01, Bupati dan wakil Bupati, Bambang Haryo Soekartono (BHS) – Taufiqulbar yang menggelar konser dangdut dengan melibatkan massa. Hal ini menjadi pembahasan serius di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo.
Sesuai informasi yang beredar, acara tersebut digelar di Garasi Bus Pratama di Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (8/10/2020) malam.
Dalam Video tersebut juga menunjukkan bahwa Paslon yang diusung 5 Partai (Gerindra-Golkar-PKS-Demokrat-PPP) tersebut tampak asyik berjoget di atas panggung bersama sejumlah penyanyi dan juga diikuti massa pendukungnya.
Atas viralnya video tersebut, Bawaslu Sidoarjo mengaku belum ada laporan resmi terkait dugaan kampaye paslon nomor urut 01 yang melibatkan massa dan pertunjukan musik dangdut di sosial media itu.
“laporan sih belum ada, tapi informasinya memang ada di kami. Kami akan dalami untuk menyimpulkan benar-tidaknya berita yang viral di medsos tersebut,” kata Divisi Penindakan Penanganan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha, Sabtu (10/10/2020).
Sementara itu Kordiv Pengawasan Bawaslu Sidoarjo, Mohammad Rasul menegaskan terkait berita tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti dengan memanggil Panwas Kecamatan untuk memastikan apakah ada pelanggaran atau tidak dalam acara tersebut.
“Hari selasa kami akan memanggil Panwascam untuk menindak lanjuti berita dan video yang viral di medsos tersebut. Setelah pemanggilan Panwas Kecamatan, kami akan lakukan kajian awal, jika terbukti memenuhi unsur pelanggaran akan ditindaklanjuti ke pelanggaran,” ujar Rasul.
Diketahui pada dalam PKPU No.13/2020 Tentang Pilkada dalam kondisi Pandemi Covid-19 pada pasal 88C disebut, partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon (paslon), tim kampanye, dan atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g.
Kegiatan yang diatur dalam pasal 57 huruf g tersebut yakni, rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan atau konser musik, kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai dan atau sepeda santai.
Atas dasar PKPU tersebut, Bawaslu Sidoarjo mengaku akan segera menyikapi kegiatan konser dangdut paslon 01 “nanti akan kita sikapi yaa, kita dalami dulu” pungkasnya. (*)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!