MENGEJUTKAN !! Inilah Hasil 3.976 Rapid Test Yang Dilakukan Pemprov Jatim

  • Bagikan
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Joni Wahyuhadi.
Surabaya | Sebanyak 97 orang dinyatakan positif setelah pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melakukan 3.976 rapid test di seluruh kabupaten dan kota. Diantara ke-97 orang tersebut, 16 diantaranya adalah tenaga medis.
Hal itu dibenarkan oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jatim, dr. Joni Wahyuhadi. Ia mengatakan bahwa setelah dinyatakan positif pasca menjalani rapid test, ke-16 petugas tersebut dibebastugaskan.
“Kemudian yang tenaga kesehatan (yang positif rapid test) beberapa daerah ada,” kata Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/4/2020).
Meski enggan mengatakan daerah asal mereka, Joni menegaskan bahwa ke-16 petugas itu kini tengah menjalani isolasi dengan pengawasan ketat. 
“Ini sedang kami awasi nanti kita lanjutkan dengan tes swab-nya. Apakah betul dia positif. Tidak perlu saya sebutkan kabupatennya,” imbuhnya.
Selain itu, Joni menerangkan bahwa rapid test yang digunakan di Indonesia hanya mampu mendeteksi antibodi. Sedangkan untuk tingkat false positive, dalam rapid test juga cukup tinggi. Jadi, menurutnya  hasil rapid test tak sepenuhnya valid.
Oleh karenanya, Joni menyebut bahwa setiap hasil rapid test harus ditindaklanjuti dengan tes swab PCR demi kebenaran diagnosis.
Rapid test tadi yang positif, untuk tenaga kesehatan itu tidak selalu dia menderita corona, bisa positif palsu,” Pungkasnya.
Hingga saat berita ini dibuat dan berdasarkan data yang dihimpun, Kasus positif Covid-19 di Jawa Timur tidak mengalami tambahan kasus baru. Kini, total pasien yang positif masih tetap 103 orang. Sedangkan untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 686 orang dan total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.395 orang. (ab/mh)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!