Gapura Pasar Rakyat Mojokerto Ambruk, TPK Alami Kerugian

  • Bagikan
Kondisi Gapura Pasar Rakyat yang Ambruk
Mojokerto | Pembangunan Gapura Pasar Rakyat Mojo Kembangsore (MKP) di mojokerto yang ambruk terindikasi korupsi, kini kejari Mojokerto sedang meyelidiki adanya indikasi tersebut.
“Mulai kemarin (5/3) kami melakukan penyelidikan karena ada indikasi penyimpangan dalam pembangunan gapura tersebut,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Mojokerto Agus Hariyono, Jumat (6/3/2020).
Agus menjelaskan gapura yang berada di Dusun Kembangsore, Desa Petak, Kecamatan Pacet ambruk belum genap setahun. Menurut Agus, pembangunannya menggunakan dana BK Desa dari Pemkab Mojokerto. Proyek dilaksanakan Pemerintah Desa Petak secara swakelola.
“Proyek itu belum di-SPJ-kan (belum ada laporan pertanggungjawaban. Karena ambruk, ya total loss. Menjadi tanggung jawab Kepala Desa dan juga TPK (Tim Pelaksana Kegiatan Pembangunan Pasar Rakyat MKP yang dibentuk Kades Petak),” terangnya.
Di ketahui sebelumnya gapura tersebut pernah ambruk sebagian sebulan setelah pembangunan disebabkan hujan deras, namun rabu (4/3) gapura yang sama ambruk seluruhnya.
Kejari menduga ada penyimpangan terkait dana pembangunan gapura yang menelan biaya 100 juta ini, Karena proyek yang dikerjakan sudah melibatkan konsultan perencanaan dan pengawasan. Tidak seharusnya gapura ambruk saat umurnya kurang dari satu tahun.
“Kemarin kami sudah turun melakukan pengecekan bersama ahli dari akademisi. Saat ini masih diteliti di laboratorium apakah ada pengurangan spesifikasi, apakah material yang dipasang sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya) atau tidak. Logikanya orang membangun untuk jangka panjang. Kalau ambruk ada apa?,” tegasnya.
Pihak kejari akan meminta keterangan dari sejumlah pihak di Desa Petak yang terlibat dalam pembangunan gapura Pasar Rakyat MKP.
“Senin besok (9/3) kami mintai keterangan Kepala Desa, TPK, bendahara, Sekdes dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” tandasnya.
Sukandar Wibowo selaku bendahara TPK Pembangunan Pasar Rakyat menjelaskan saat ambruk pertama anggota TPK langsung iuran untuk perbaikan Rp. 40 jt. Kini setelah ambruk total TPK harus menanggung kerugian sebesar RP. 140 jt. Karena itu tanggung jawab TPK.
Masih menurut Sukandar, Gapura Pasar Rakyat MKP dibangun tahun 2018 menggunakan dana BK Desa dari Pemkab Mojokerto senilai Rp 1 miliar. Dana itu termasuk juga untuk membangun pagar bergaya Majapahitan yang mengelilingi Mojo Kembangsore Park di atas tanah kas desa (TKD) Petak seluas 1,7 hektare.
Secara keseluruhan mega proyek Pasar Rakyat MKP dibangun Pemerintah Desa Petak sejak 2017. Seluruh dana yang digunakan dari BK Desa Pemkab Mojokerto. Dengan rincian Rp 5 miliar tahun 2017, Rp 5 miliar tahun 2018, Rp 1 miliar tahun 2019, serta Rp 200 juta tahun 2020. Nantinya, pasar rakyat dan objek wisata ini menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Petak. (sw/mh)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!