Bawa Kabur Siswi SMP, Pria 24 Tahun Ini Diciduk Polisi

  • Bagikan
AF (tengah), pria yang membawa kabur Siswi SMP saat konferensi pers di Mapolres Sumenep
Sumenep | Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumenep menangkap seorang pria berusia 24 tahun yang telah membawa kabur seorang siswi SMP berusia 16 tahun.
Setelah diperiksa, Pelaku ternyata adalah seorang warga asal Kota Probolinggo berinisial AF, sedangkan korban adalah seorang siswi SMP berinisial SAA asal kecamatan Gapura, Sumenep.
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi menyebutkan bahwa korban dibawa kabur sejak Februari lalu oleh pelaku setelah keduanya berkenalan lewat media sosial Facebook.
“Pelakunya diamankan di Probolinggo saat itu bersama korban SAA,” katanya pada hari Jumat (20/3/2020).
AKBP Deddy Supriadi juga menjelaskan bahwa sebelum dibawa kabur oleh pelaku, korban diantar ke sekolah oleh orang tuanya namun saat siswa lain sudah pulang, orang tua korban menyatakan bahwa anaknya telah hilang dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
“Mendapatkan laporan dari orang tua korban tersebut, kami langsung bergerak cepat melakukan penelusuran pelaku dan korban,” imbuhnya.
Berdasar pengakuan pelaku, Dua sejoli yang dimabuk asmara itu awalnya sering berkomunikasi melalui media sosial Facebook, korban SAA juga sering bercerita tentang kehidupannya di rumah kepada pelaku AF.
“Korban mengaku dianaktirikan di lingkungan keluarganya dan pada saat ada kesempatan, korban dibawa kabur oleh pelaku AF,” terang Deddy Supriadi.
Deddy Supriadi juga menjelaskan bahwa pelaku juga mengaku telah menikahi korban SAA dan atas dasar itulah pelaku membawa kabur korban selama sepekan kerumah neneknya di Kota Probolinggo.
“Pelaku juga mengaku telah menikah dengan korban tanpa saksi, wali dan penghulu. Tersangka menikahi korban di terminal. Tapi itu kan tidak sesuai dengan aturan,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut AKBP Deddy, korban dan pelaku ternyata sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri.
“Maka pasal yang disangkakan pada pelaku ini adalah Pasal 332 KUHP dengan pidana kurungan selama 7 tahun,” pungkasnya. (az/shaf)
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!